Drs.H.Mudjtahidin, SH, MH

Drs.H.Mudjtahidin, SH, MH
KPTA Kep. Bangka Belitung

Pilih Bahasa

English Arabic Japanese Indonesian

Pedoman Perilaku Hakim

Pedoman Perilaku Hakim

Info Perkara

     MAHKAMAH AGUNG RI
     PTA BABEL
     PA PANGKALPINANG
     PA SUNGAILIAT
     PA TANJUNGPANDAN

Form Login






Kata Sandi hilang?

Pengunjung Online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini147
mod_vvisit_counterKemarin308
mod_vvisit_counterMinggu ini1316
mod_vvisit_counterBulan ini7796
mod_vvisit_counterTotal388404

Sindikasi

Visi Pengadilan Tinggi Agama Kep.Bangka Belitung : Terwujudnya Pengadilan Tinggi Agama Kep.Babel yang Agung. Misi :(1).Meningkatkan Kemandirian Pengadilan Tinggi Agama Kep.Babel (2).Meningkatkan Pelayanan Hukum kepada Masyarakat Provinsi Kep.Babel (3).Meningkatkan kualitas kepemimpinan Pengadilan Tinggi Agama Kep.Babel (4).Meningkatkan kredibilitas dan akuntabilias Pengadilan Tinggi Agama Kep.Babel

Anda disini:  Beranda

Mengapa Remunerasi Pegawai Mahkamah Agung Harus Ditata Ulang? PDF Cetak
Dimuat Oleh TIM IT   
Rabu, 23 April 2014

Mengapa Remunerasi Pegawai Mahkamah Agung Harus Ditata Ulang?

Oleh: Hermansyah *)

Sumber : http://www.hukumonline.com

Sama-sama menjadi proyek percontohan reformasi birokrasi, perlakuan penyelenggara negara terhadap Kemenkeu dan MA seperti anak kandung dan anak tiri.

"Bom waktu" itu akhirnya meledak. Selama dua hari, 16-17 April 2014, ratusan pegawai pengadilan di berbagai wilayah melakukan aksi mogok kerja. Mereka menuntut adanya peningkatan kesejahteraan. Konkretnya, mereka menuntut agar remunerasi atau tunjangan khusus kinerja untuk pegawai pengadilan ditata ulang.

Meledaknya bom waktu itu sesungguhnya tidak terlalu mengagetkan. Jika kita tengok ke belakang, hasrat untuk meningkatkan perolehan tunjangan kinerja di Mahkamah Agung (MA) memang sudah muncul cukup lama. Sejak empat tahun silam, hasrat itu muncul dari pimpinan maupun pegawai MA, disertai dengan langkah-langkah nyata, namun faktanya hingga kini hasilnya masih diliputi tanda tanya.

Remunerasi untuk aparatur MA dan badan peradilan di bawahnya mulai diberlakukan pada 1 September 2007, berdasarkan Perpres No. 19 Tahun 2008 tentang Tunjangan Khusus Kinerja Hakim dan Pegawai Negeri di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya, dan Keputusan Ketua MA No. 070/KMA/SK/V/2008 tentang Tunjangan Khusus Kinerja Pegawai Negeri di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya.

Mengacu kepada dua peraturan itu, tunjangan khusus kinerja hakim dan pegawai MA dibayarkan 70 persen, sebelum adanya penilaian lebih lanjut dari Tim Kerja Reformasi Birokrasi terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di MA dan badan peradilan di bawahnya.

Remunerasi memang satu paket dengan reformasi birokrasi. Bersama Kemenkeu dan BPK, MA ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) reformasi birokrasi nasional. Sebagai imbalannya, para hakim dan pegawai MA berhak memperoleh tunjangan khusus kinerja alias remunerasi. Hanya, dari segi nominal, remunerasi yang diterima pegawai MA jauh lebih kecil ketimbang remunerasi yang diterima pegawai Kemenkeu, meskipun sama-sama jadi pilot project reformasi birokrasi. Pegawai golongan III/a, misalnya, di MA hanya mendapat remunerasi Rp 1,5 juta, sedangkan di Kemenkeu memperoleh hampir Rp 10 juta. Di samping itu, saat itu pencairan remunerasi ke rekening pegawai MA juga serba tak tentu. Kadang tiga bulan sekali; kadang lebih lama dari itu. klik More baca selengkapnya.

Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 23 April 2014 )
 
MA: Pembayaran Remunerasi Sudah Disetujui PDF Cetak
Dimuat Oleh TIM IT   
Selasa, 22 April 2014

MA: Pembayaran Remunerasi Sudah Disetujui

Sumber : http://www.hukumonline.com

Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Ridwan Mansyur mengatakan pembayaran rumenerasi 100 persen untuk pegawai negeri pengadilan sudah disetujui pada 15 April 2014.

"Sudah disetujui pada 15 April, tinggal membahas teknis pembayaran yang akan dibahas 21 atau 24 April 2014 mendatang," kata Ridwan, saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis.

Dengan telah disetujui pembayaran remunerasi ini, Ridwan sangat kecewa dengan beberapa Panitera Pengganti (PP) yang masih melakukan demo dengan mogok sidang.

"Mereka itu tidak sabar, dengan melakukan mogok justru akan memperburuk citra pengadilan setempat," katanya.

Dia mengatakan mogok sidang akan mengganggu pelayanan publik bagi pencari keadilan, apalagi mereka mengabaikan kepentingan para pencari keadilan demi kepentingan pribadinya.

Ridwan mengungkapkan mogok sidang tersebut hanya dilakukan oleh segelintir orang saja.

"Kemarin saya telpon KPT Jawa Barat, tidak ada mogok besar-besaran, tapi hanya beberapa gelintir saja," ungkapnya.

Untuk itu, Ridwan menghimbau berbagai pihak, terutama PP untuk bersabar karena pembayaran remunerasi sudah disetujui dan beberapa pihak untuk tidak berkomentar yang justru akan membuat kontradiktif.

Terkait dengan mogok sidang yang dilakukan oleh PP di beberapa pengadilan apakah ada sanksi, Ridwan belum bisa menjawab.

"Itu Badan pengawas yang berwenang. Tentunya ada berupa tindakan, termasuk pihak yang berkomentar yang justru memperkeruh keadaan," katanya.

 
SOSIALISASI SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) PDF Cetak
Dimuat Oleh TIM IT   
Senin, 10 Pebruari 2014

SOSIALISASI SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP)

PENGADILAN TINGGI AGAMA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG DAN

PENGADILAN AGAMA SE- WILAYAH PENGADILAN TINGGI AGAMA

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Pangkalpinang | pta-babe.netl

Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sekarang ini menjadi hal yang diutamakan untuk dibuat dan diaplikasikan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia. SKP didaulat sebagaimana kontrak kerja bagi PNS yang harus dibuat dan ditetapkan pada awal tahun dan pada akhirnya nanti akan dinilai keberhasilan pelaksanaan kontrak tersebut oleh atasan. Dengan sendirinya, SKP dapat dianggap sebagai tanggung jawab pekerjaan yang harus dilaksanakan semaksimal mungkin agar penilaian kerja pada akhir tahun dapat maksimal juga.

Mengingat pentingnya SKP ini, maka dipandang perlu untuk setiap PNS mengetahui tata cara menyusun SKP tersebut. Sehingga dapat diperoleh keseimbangan antara sasaran dan target kerja masing-masing pegawai. Untuk itu, Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan sosialisasi Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dengan mendatangkan narasumber dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional VII Palembang. Peserta terdiri dari Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Pejabat Struktural dan Fungsional beserta staf Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, Ketua, Wakil Ketua, Wakil Panitera, Wakil Sekretaris dan Pejabat Kepegawaian Pengadilan Agama se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung. Selaku narasumber ari BKN Kanreg VII Palembang adalah Bapak Rusdi Laili dan Bapak Walter M. Simarmata.

 Sample Image

Pembukaan Sosialisasi Pengisian Sasaran Kerja Pegawai (SKP)

Acara yang berlangsung selama 2 (dua) hari dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai selesai setiap harinya ini berlangsung di Ruang Sidang Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung pada Hari Selasa dan Rabu tanggal 28 dan 29 Januari 2014. Acara yang dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung berlangsung interaktif dan penuh dengan tanya jawab seputar materi yang disampaikan. Drs. H. Maradaman Harahap, S.H.,M.H., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya sosialisasi ini. “Diharapkan kepada seluruh peserta agar menjadi peserta yang aktif, manfaatkan kesempatan ini untuk dapat mengerti sejelas-jelasnya tentang materi ini, untuk itu ikuti sosialisasi ini dengan antusias.”

Dari keseluruhan sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami dan mampu menuangkan pembelajaran tersebut ke dalam Sasaran Kerja Pegawai (SKP) masing-masing pegawai untuk dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

 
Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 10 Pebruari 2014 )
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 7 dari 346